11 Jul 2012

Candi Plaosan di waktu Senja..

22.46 Posted by Yuliaslovic ,

Lagi-lagi aku kangen dengan yang namanya batu candi, bukan untuk untuk dipeluk dan di cium namun hanya untuk di poto ,untuk melampiaskan kerinduanku itu, kali ini candi yang kusinggahi adalah candi Plaosan yang terletak di sebelah timur laut candi prambanan.
Tak tanggung-tanggung sudah dua kali aku datang kemari dalam rentang waktu dua minggu, meskipun jarak dari rumah ke candi plaosan sekitar 20 km lebih.

Karena bagiku candi plaosan adalah candi yang paling indah diantara candi-candi yang lain bahkan candi prambanan sekalipun.
indah tak berarti harus cantik, sexy ,bersih, dan tertata, justru indah karena banyak reruntuhan batu candi yang berserakan menghiasi pelataran candi induk yang ada di tengah yang membuat kesan bangunan tua lebih terasa .

Berbeda dengan kebanyakan candi yang sering aku kunjungi, memang sudah terlihat tertata rapi dan bersih dengan rumput-rumput yang hijau serta taman bunga dimana-mana, seperti candi borobudur ,candi prambanan, candi ratu boko, bahkan ada juga candi yang isinya cuma rumput tok.. colek candi abang.

Ada orang yang bilang bahwa "Perawatan rumput lebih mahal daripada merawat batu candi "
hemmm.. apakah demikian ? ,mungkin bisa iya juga sih

Untuk candi plaosan sendiri mungkin tak seribet seperti candi-candi tetangganya karena tidak mempunyai rumput hehe, hanya saja perlu penjagaan yang ketat agar arca-arca dan barang purbakala yang masih ada tidak dicuri, karena banyak arca yang kepalanya pada hilang entah pada kemana.
mungkin butuh helm SNI kali ya..

Candi Plaosan dibangun pada abad ke-9 oleh Rakai Pikatan untuk permaisurinya, Pramudyawardani. terletak di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. candi plaosan ternyata ada dua yaitu plaosan lor dan kidul yang berjarak sekitar 100 meter.

Gaya arsitektur candi ini merupakan perpaduan antara agama Buddha dan Hindu, meskipun plaosan adalah candi buddha. ditengahnya terdapat dua candi induk yang dikelilingi oleh 116 stupa perwara serta 50 buah candi perwara (pendamping/kecil) .


Akhirnya tiba juga suatu sore yang menawan dengan rembulan mengintip di sebelah timur sambil menikmati matahari terbenam dibalik sebuah candi adalah sesuatu yang kutunggu-tunggu, meskipun hanya berlangsung sangat singkat. apalagi candi plaosan ini bukanlah daerah yang tinggi .